Langkah-Langkah Menghindari Pacaran yang Tidak Sehat

32

Banyak beberapa wanita walaupun disakiti tetap mencintai, entah apa yang diharapkan si wanita itu. Padahal tiap harinya sering disakiti terhadap pasangannya. kenapa sering terjadi, berikut menghindari pacaran yang tidak sehat.

HARUS BISA MENGENALI PACARAN YANG TIDAK SEHAT SEDINI MUNGKIN

Itulah yang disepelekan, tapi justru terjadi sangat fatal. Awal gejalanya bisa anda lihat mulai dari PDKT. Kalau dari PDKT aja si dia sudah ngatur-ngatur yang nggak jelas , say good bye to him/her. Dan kalau sudah tau si dia posesif, jangan bodoh dengan berharap dia akan berubah suatu saat nanti atau anda sok ingin jadi pahlawan ingin mengubah dia.

Logikanya sederhana, kalau anda disuruh memilih antara hubungan yang jelas-jelas beresiko dan hubungan yang belum tentu terlihat resikonya , anda pilih yang mana?

PERLU MENGUBAH MINDSET ANDA

Singkirkanlah pemahaman dari benakmu, buang jauh-jauh lagu-lagu dan film, bakar majalah-majalah yang intinya berkoar bahwa posesif itu tanda cinta. sebab posesif itu bukanlah kasih sayang, tapi itu lebih dari sebuah penjara cinta. balik lagi ke akal sehat. bila dia benar-benar sayang anda , tak mungkin anda disiksa dan diisolasi dari lingkungan sosial anda sendiri kan?.  alasan sebenarnya karena dia takut anda tertarik dengan jenis lain sehingga meninggalkan dia, dengan kata lain, anda mempunyai kekasih yang minder.

KOMPROMI SEJAK AWAL BERHUBUNGAN

Anda tetap bisa bebas hangout dengan teman anda, begitu juga si dia, itu komprominya. Sebab salah satu bumbu penyedap sindrom ini adalah menyempitkan social circle yang sebenarnya bisa menolong anda menghindari sindrom ini. Bila dari awal tak ada sepakat, lebih baik tidak menjalaninya. jangan sampai terjebak pacaran yang tak sehat.

MEMBANGUN TEMBOK PRIVASI

Jangan membudayakan saling sharing password akun sosial media, email, inspeksi history chat/sms/telepon. Selain itu untuk menekan candu/bibit posesifnya, ini melatik trust antar pasangan. Walaupun status anda in-relationship, tapi anda sendiri tetaplah individu yang punya privasi. agar anda tetap memiliki sarana yang dapat anda manfaatkan untuk meminta pertolongan dari pihak diluar kalian berdua jika anda mulai menyadari adanya gejala sindrom ini.

 

Comments

Ingin menambahkan sesuatu? Tulis aja di bawah